Kamis, 22 Maret 2012

4 AKTIVITAS YANG BISAMEMBUAT OTAKMENJADI LEBIHCEMERLANG

Dr Michael Merzenich, profesor emeritus
dari University of California, San
Francisco Amerika Serikat, mengatakan,
penurunan fungsi otak pada perempuan
cenderung lebih lambat ketimbang pria
karena perbedaan hormonal. Tapi
apabila wanita telah melalui masa
menopause, penurunan kognitifnya
lamban laun akan setara dengan laki-laki
memasuki usia 65 tahun, kata Merzenich.
Merzenich, yang juga CEO Scientific
Learning Corporation dan Posit Science,
telah mempelajari plastisitas otak selama
bertahun-tahun.
Perusahaannya telah mengembangkan
program perangkat lunak untuk menguji
dan memperkuat otak - semacam alat
untuk "olahraga otak" dan dia
menyamakan dengan latihan untuk
tubuh. Plastisitas otak (neuroplasticity)
adalah kemampuan otak melakukan
reorganisasi dalam bentuk adanya
interkoneksi baru pada saraf "Anda
benar-benar dapat melatih otak secara
sistematis untuk menyempurnakan dan
memperkuat kemampuannya dengan
bentuk latihan intensif," katanya.
Merzenich mengatakan bahwa ada cara
yang lebih sederhana untuk membantu
meningkatkan fungsi otak, termasuk daya
ingat, pengolahan, dan persepsi melalui
kegiatan sehari-hari berikut ini:
1. Membaca
Selain memperluas wawasan dan
informasi, membaca juga dapat
membantu meningkatkan fungsi otak.
Riset 2009 yang dilakukan para ahli di
Mayo Clinic menunjukkan bahwa
membaca memberikan pengaruh positif
khususnya pada orang dewasa setengah
baya dan lebih tua. Membaca buku dan
kegiatan kognitif lainnya dapat
menurunkan risiko gangguan kognitif
ringan (MCI), yang berhubungan dengan
penyakit Alzheimer.
2. Berjalan dan melihat
sekitar
Mengasah fungsi otak bisa dilakukan
dengan cara yang sederhana, misalnya
berjalan. Cobalah berjalan di sekitar
lingkungan rumah Anda dan rekam
semua yang Anda lihat. Setelah sampai di
rumah, rekonstruksikan kembali secara
rinci rute perjalanan dan segala macam
hal yang Anda lihat. "Ini adalah bentuk
latihan mental yang sangat penting
karena membuat mesin otak kita tetap
hidup," kata Merzenich.
3. Belajar sesuatu yang baru
Melakukan sebuah aktivitas yang baru
dan belum pernah Anda lakukan
sebelumnya terutama yang merangsang
kerja otak patut Anda coba. Bermain
catur atau mengisi TTS (teka teki silang)
adalah salah satu bentuk permainan yang
cukup menantang fungsi kognitif Anda.
"Otak adalah mesin belajar dan pada
dasarnya perlu belajar baru," katanya.
4. Ikut kegiatan sosial
Ikut terlibat dalam setiap kegiatan sosial
sehari-hari sangat penting tidak hanya
untuk menjauhkan Anda dari rasa
kesepian tetapi juga untuk melatih bagian
terpenting dari otak yang didedikasikan
untuk kognisi sosial. "Terlibat dalam
sebuah kegiatan sosial sangat bernilai.
Cara ini terbukti baik untuk kesehatan
otak Anda," katanya.

Buraq.. MisteriPerhitungan DalamMatematisnyaDipecahkan

Buroq Dan Misteri Kecepatan
Perjanalan Waktu Bisahkah Dihitung
Secara Matematis..??Buraq berasal
dari istilah barqu yang berarti kilat
sebagaimana terdapat pada QS. Al
Baqarah ayat 20,“Hampir saja kilat itu
menyambar penglihatan mereka.
Setiap kali (kilat itu) menyinari,
mereka berjalan di bawah (sinar) itu,
dan apabila gelap menerpa mereka,
mereka berhenti. Sekiranya Allah
menghendaki, niscaya Dia hilangkan
pendengaran dan penglihatan
mereka. Sungguh, Allah Kuasa atas
segala sesuatu.”
Dengan perubahan istilah barqu
menjadi buraq, Nabi Muhammad
SAW hendak menyampaikan kepada
kita bahwa kendaraannya itu
memiliki kecepatan di atas sinar.
Suatu kendaraan dengan kecepatan
yang sangat jauh meninggalkan
teknologi yang sudah kita capai
sekarang ini.
Buraq yang diartikan sebagai
“Binatang kendaraan Nabi
Muhammad Saw”, dia berbentuk
kuda bersayap kiri kanan. Dalam
pemakaian umum “buraq” itu berarti
burung cendrawasih yang oleh
kamus diartikan dengan burung dari
sorga (bird of paradise). Sebenarnya
“buraq” itu adalah istilah yang dipakai
dalam AlQur’an dengan arti “kilat”
termuat pada ayat 2/19, 2/20 dan
13/2 dengan istilah aslinya “Barqu”.
Para sarjana telah melakukan
penyelidikan dan berkesimpulan
bahwa kilat atau sinar bergerak
sejauh 186.000 mil atau 300
Kilometer perdetik. Dengan
penyelidikan yang memakai sistem
paralax, diketahui pula jarak
matahari dari bumi sekitar
93.000.000 mil dan dilintasi oleh
sinar dalam waktu 8 menit.
Jarak sedemikian besar disebut 1 AU
atau satu Astronomical Unit, dipakai
sebagai ukuran terkecil dalam
menentukan jarak antar benda
angkasa. Dan kita sudah membahas
bahwa Muntaha itu letaknya diluar
sistem galaksi bimasakti kita, dimana
jarak dari satu galaksi menuju
kegalaksi lainnya saja sekitar 170.000
tahun cahaya. Sedangkan Muntaha
itu sendiri merupakan bumi atau
planet yang berada dalam galaksi
terjauh dari semua galaksi yang ada
diruang angkasa.
Amatlah janggal jika kita mengatakan
bahwa buraq tersebut dipahami
sebagai binatang atau kuda bersayap
yang dapat terbang keangkasa bebas.
Orang tentu dapat mengetahui
bahwa sayap hanya dapat berfungsi
dalam lingkungan atmosfir planet
dimana udara ditunda kebelakang
untuk gerak maju kemuka atau
ditekan kebawah untuk melambung
keatas.
Udara begitu hanya berada dalam
troposfir yang tingginya 6 hingga 16
Km dari permukaan bumi, padahal
buraq itu harus menempuh
perjalanan menembusi luar angkasa
yang hampa udara dimana sayap tak
berguna malah menjadi beban.
Dengan kecepatan kilat maka
binatang kendaraan itu, begitu juga
Nabi yang menaiki, akan terbakar
dalam daerah atmosfir bumi,
sebaliknya ketiadaan udara untuk
bernafas dalam menempuh jarak
yang sangat jauh sementara itu harus
mengelakkan diri dari meteorities
yang berlayangan diangkasa bebas.
Semua itu membuktikan bahwa Nabi
Muhammad Saw bukanlah
melakukan perjalanan mi’rajnya
dengan menggunakan binatang
ataupun hewan bersayap
sebagaimana yang diyakini oleh
orang selama ini.
Penggantian istilah dari Barqu yang
berarti kilat menjadi buraq jelas
mengandung pengertian yang
berbeda, dimana jika Barqu itu
adalah kilat, maka buraq saya
asumsikan sebagai sesuatu
kendaraan yang mempunyai sifat
dan kecepatannya diatas kilat atau
sesuatu yang kecepatannya melebihi
gerakan sinar.
Menurut akal pikiran kita sehari-hari
yang tetap tinggal dibumi, jarak yang
demikian jauhnya tidak mungkin
dapat dicapai hanya dalam beberapa
saat saja.
Untuk menerobos garis tengah jagat
raya saja memerlukan waktu 10
milyard tahun cahaya melalui
galaksi-galaksi yang oleh Garnow
disebut sebagai fosil-fosil jagad raya
dan selanjutnya menuju alam yang
sulit digambarkan jauhnya oleh akal
pikiran dan panca indera manusia
dengan segala macam peralatannya,
karena belum atau bahkan tidak
diketahui oleh para Astronomi,
galaksi yang lebih jauh dari 20 bilyun
tahun cahaya.
Dengan kata lain mereka para
Astronom tidak dapat melihat apa
yang ada dibalik galaksi sejauh itu
karena keadaannya benar-benar
gelap mutlak.
Untuk mencapai jarak yang demikian
jauhnya tentu diperlukan
penambahan kecepatan yang
berlipat kali kecepatan cahaya.
Sayangnya kecepatan cahaya
merupakan kecepatan yang tertinggi
yang diketahui oleh manusia sampai
hari ini atau bisa jadi karena
parameter kecepatan cahaya belum
terjangkau oleh manusia.
Dalam AlQur’an kita jumpai betapa
hitungan waktu yang diperlukan oleh
para malaikat dan ruh-ruh orang
yang meninggal kembali kepada
Tuhan: Naik malaikat-malaikat dan
ruh-ruh kepadaNya dalam sehari
yang kadarnya limapuluh ribu tahun.
(QS. 70:4)
Ukuran waktu dalam ayat diatas ada
para ahli yang menyebut bahwa
angka 50 ribu tahun itu
menunjukkan betapa lamanya waktu
yang diperlukan penerbangan
malaikat dan Ar-Ruh untuk sampai
kepada Tuhan.
Namun bagaimanapun juga ayat itu
menunjukkan adanya perbedaan
waktu yang cukup besar antara
waktu kita yang tetap dibumi dengan
waktu malaikat yang bergerak cepat
sesuai dengan pendapat para ahli
fisika yang menyebutkan “Time for a
person on earth and time for a
person in hight speed rocket are not
the same”, waktu bagi seseorang
yang berada dibumi berbeda dengan
waktu bagi orang yang ada dalam
pesawat yang berkecepatan tinggi.
Perbedaan waktu yang disebut dalam
ayat diatas dinyatakan dengan angka
satu hari malaikat berbanding
50.000 tahun waktu bumi,
perbedaan ini tidak ubahnya dengan
perbedaan waktu bumi dan waktu
elektron, dimana satu detik bumi
sama dengan 1.000 juta tahun
elektron atau 1 tahun Bima Sakti =
225 juta tahun waktu sistem solar.
Jadi bila malaikat berangkat jam
18:00 dan kembali pada jam 06.00
pagi waktu malaikat, maka menurut
perhitungan waktu dibumi sehari
malaikat = 50.000 tahun waktu
bumi. Dan untuk jarak radius alam
semesta hingga sampai ke Muntaha
dan melewati angkasa raya yang
disebut sebagai ‘Arsy Ilahi, 10 Milyard
tahun cahaya diperlukan waktu
kurang lebih 548 tahun waktu
malaikat.
Namun malaikat Jibril kenyataannya
dalam peristiwa Mi’raj Nabi
Muhammad Saw itu hanya
menghabiskan waktu 1/2 hari waktu
bumi /maksimum 12 Jam/ atau =
1/100.000 tahun Jibril.
Kejadian ini nampaknya begitu aneh
dan bahkan tidak mungkin menurut
pengetahuan peradaban manusia
saat ini, tetapi para ilmuwan
mempunyai pandangan lain, suatu
contoh apa yang dikemukakan oleh
Garnow dalam bukunya Physies
Foundations and Frontier antara lain
disebutkan bahwa jika pesawat ruang
angkasa dapat terbang dengan
kecepatan tetap /cahaya/ menuju
kepusat sistem galaksi Bima Sakti, ia
akan kembali setelah menghabiskan
waktu 40.000 tahun menurut
kalender bumi.
Tetapi menurut sipengendara
pesawat /pilot/ penerbangan itu
hanya menghabiskan waktu 30 tahun
saja. Perbedaan tampak begitu besar
lebih dari 1.000 kalinya.
Contoh lain yang cukup populer,
yaitu paradoks anak kembar, ialah
seorang pilot kapal ruang angkasa
yang mempunyai saudara kembar
dibumi, dia berangkat umpamanya
pada usia 0 tahun menuju sebuah
bintang yang jaraknya dari bumi
sejauh 25 tahun cahaya.
Setelah 50 tahun kemudian sipilot
tadi kembali kebumi ternyata bahwa
saudaranya yang tetap dibumi
berusia 49 tahun lebih tua,
sedangkan sipilot baru berusia 1
tahun saja. Atau penerbangan yang
seharusnya menurut ukuran bumi
selama 50 tahun cahaya pulang pergi
dirasakan oleh pilot hanya dalam
waktu selama 1 tahun saja.
Dari contoh-contoh diatas
menunjukkan bahwa jarak atau
waktu menjadi semakin mengkerut
atau menyusut bila dilalui oleh
kecepatan tinggi diatas yang
menyamai kecepatan cahaya.
Kembali pada peristiwa Mi’raj
Rasulullah bahwa jarak yang
ditempuh oleh Malaikat Jibril
bersama Nabi Muhammad dengan
Buraq menurut ukuran dibumi
sejauh radius jagad raya ditambah
jarak Sidratul Muntaha pulang pergi
ditempuh dalam waktu maksimal 1/2
hari waktu bumi (semalam) atau
1/100.000 waktu Jibril atau sama
dengan 10-5 tahun cahaya, yaitu
kira-kira sama dengan 9,46 X 10 -23
cm/detik.
Dirasakan oleh Jibril bersama Nabi
Muhammad (bandingkan dengan
radius sebuah elektron dengan 3 X
19-11 cm) atau kira-kira lebih
pendek dari panjang gelombang
sinar gamma.
Nah, Barkah yang disebut dalam
Qur’an yang melingkupi diri Nabi
Muhammad Saw adalah berupa
penjagaan total yang melindungi
beliau dari berbagai bahaya yang
dapat timbul baik selama perjalanan
dari bumi atau juga selama dalam
perjalanan diruang angkasa,
termasuk pencukupan udara bagi
pernafasan Rasulullah Saw selama itu
dan lain sebagainya.
Jadi, sekarang kita bisa
mendeskripsikan tentang kendaraan
bernama Buraq ini sedemikian rupa,
apakah dia berupa sebuah pesawat
ruang angkasa yang memiliki
kecepatan diatas kecepatan sinar dan
kecepatan UFO ? Ataukah dia berupa
kekuatan yang diberikan Allah
kepada diri Rasulullah Saw sehingga
Rasul dapat terbang diruang angkasa
dengan selamat dan sejahtera, bebas
melayang seperti seorang Superman?
Sebagai suatu wahana yang sanggup
membungkus dan melindungi jasad
Rasulullah sedemikian rupa sehingga
sanggup melawan/mengatasi hukum
alam dalam hal perjalanan dimensi.
Sekaligus didalamnya tersedia cukup
udara untuk pernafasan Nabi
Muhammad Saw dan penuh dengan
monitor-monitor yang
memungkinkan Nabi untuk melihat
keluar ataupun juga monitor-
monitor yang bersifat “Futuristik” ,
yaitu monitor yang memberikan
gambaran kepada Rasulullah
mengenai keadaan umatnya
sepeninggal beliau nantinya.
Bukankah ada banyak juga hadist
shahih yang mengatakan bahwa
selama perjalanan menuju ke
Muntaha itu Nabi Muhammad Saw
telah diperlihatkan pemandangan-
pemandangan yang luar biasa?
Apakah aneh bagi Anda jika Nabi
Muhammad Saw telah diperlihatkan
oleh Allah (melalui monitor-monitor
futuristik tersebut) terhadap apa-apa
yang akan terjadi dikemudian hari?
Apakah Anda akan mengingkari
bahwa jauh setelah sepeninggal Rasul
ada banyak sekali manusia-manusia
yang mampu meramalkan ataupun
melihat masa depan seseorang ?
Dalam dunia komputer kita
mengenal virtual reality (VR) yaitu
penampakan alam nyata ke dalam
dimensi multimedia digital yang
sangat interaktif sehingga bagaikan
keadaan sesungguhnya. Apakah tidak
mungkin Rasulullah telah merasakan
fasilitas VR dari Allah Swt untuk
mempresentasikan kepada
kekasihNya itu surga dan neraka
yang dijanjikanNya?
Anda pasti pernah mendengar
sebutan “Paranormal” bukan? Jika
anda mempercayai semua itu, maka
apalah susahnya bagi anda untuk
mempercayai bahwa hal itupun
terjadi pada diri Rasulullah Saw,
hanya saja bedanya bahwa semua itu
merupakan gambaran asli dari Allah
Swt yang sudah pasti kebenarannya
tanpa bercampur dengan hal-hal
yang batil.
Hal ini juga bisa kita buktikan dengan
banyaknya ramalan-ramalan Nabi
terhadap keadaan umat Islam setelah
beliau tiada dan menjadi kenyataan
tanpa sedikitpun meleset? Darimana
Rasulullah dapat melakukannya jika
tidak diperlihatkan oleh Allah
sebelumnya ?
Allah memberikan kebijaksanaan
kepada siapa yang dikehendaki- Nya.
Dan barangsiapa yang diberi hikmah,
sungguh telah diberi kebajikan yang
banyak. Dan tak ada yang dapat
mengambil pelajaran kecuali orang-
orang yang berakal. (QS. 2:269)
Hikmah dalam ayat 2:269 dan ayat-
ayat lainnya, saya artikan sebagai
kebijaksanaan yang diberikan oleh
Allah kepada hamba-hambaNya,
kebijaksanaan ini berarti sangat luas,
baik dalam bidang ilmu pengetahuan
dunia atau akhirat, sebagai
perwujudan dari Rahman dan
RahimNya.
Didalam Hadist disebutkan bahwa
Nabi Muhammad Saw berangkat ke
Muntaha dengan ditemani oleh
malaikat Jibril yang didalam AlQur’an
surah 53:6 dikatakan memiliki akal
yang cerdas. Dan dalam perjalanan
itu Nabi diberikan kendaraan
bernama Buraq yang kecepatannya
melebihi kecepatan sinar.
Selanjutnya selama perjalanan Nabi
banyak bertanya kepada malaikat
Jibril tentang apa-apa yang
diperlihatkan oleh Allah kepadanya,
ini menunjukkan bahwa Nabi dan
Jibril berada dalam jarak yang
berdekatan. Tidak mungkinkah Jibril
ini yang mengemudikan Buraq untuk
menuju ke Muntaha? Dalam kata lain,
Jibril sebagai pilot dan Muhammad
sebagai penumpang?
Bukankah Muhammad sendiri baru
pertama kali itu mengadakan
perjalanan ruang angkasa, sementara
Jibril telah ratusan atau bahkan
jutaan kali melakukannya didalam
mengemban wahyu yang
diamanatkan oleh Allah?
Jika dikatakan Nabi sebagai pilot, dari
mana Nabi mengetahui arah
tujuannya berikut tata cara
pengemudian Buraq ini, apalagi
ditambah dengan banyaknya visi-visi
alias Virtual Reality yang diberikan
oleh Allah kepada beliau selama
perjalanan dan mengharuskannya
mengajukan beragam pertanyaan
kepada Jibril?
Namun jika kita kembalikan pada
pendapat saya semula bahwa Jibril
dalam hal ini berlaku sebagai pilot
dan Nabi sebagai penumpang, maka
semua pertanyaan dan keraguan
yang timbul akan hilang.
Dalam hal ini Jibril adalah pilot
terbang berpengalaman, ia juga
sangat cerdas, sementara atas diri
Nabi sendiri sudah diberikan oleh
Allah Barqah disekeliling beliau,
sehingga setiap perubahan yang
terjadi dalam perjalanan, seperti
goyangnya pesawat, tekanan gravitasi
yang hilang, udara dan lain
sebagainya tidak akan berpengaruh
apa-apa pada diri Nabi yang mulia
ini.
Dan keadaan yang tanpa pengaruh
apa-apa itu memungkinkan bagi Nabi
untuk mengadakan pertanyaan-
pertanya an atas visi-visi yang
dilihatnya itu sekaligus dapat
melihatnya secara jelas/Virtual
Reality .
Kembali pada Jibril yang senantiasa
meminta izin didalam memasuki
setiap lapisan langit kepada malaikat
penjaga, itu dikarenakan bahwa
mereka tidak mengenali Jibril yang
berada didalam Buraq itu, sehingga
begitu Jibril menjawab, mereka baru
bisa mengenali suaranya dan
melakukan pendeteksian secara visi
keadaan dalam Buraq sehingga
nyatalah bahwa yang datang itu
benar-benar Jibril.
Didalam Hadist juga disebutkan
bahwa malaikat penjaga langit itu
juga menanyakan tentang identitas
sosok manusia yang dibawa oleh
malaikat Jibril, yang tidak lain dari
Rasulullah Muhammad Saw. Dan
dijelaskan oleh Jibril bahwa
Rasulullah Saw diutus oleh Allah dan
telah pula diperintahkan untuk naik
ke Muntaha. (Hadist mengenai ini
diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim
dan dinyatakan oleh jumhur ulama
dari ahlussunnah sebagai Hadist yang
shahih).
Hal ini memang berkesan lucu bagi
sebagian orang, apalagi mengingat
bahwa Nabi adalah manusia yang
paling mulia yang mendapatkan
kedudukan terhormat yang bisa
dibuktikan dengan bersandingnya
nama Allah dan nama beliau dalam
dua buah khalimah syahadat yang
tidak boleh dicampuri, ditambah
atau dikurangi dengan berbagai
nama lain karena tiada hak bagi
makhluk lainnya mencampuri
masalah ini.
Namun justru disinilah letak
kebesaran Tuhan. Semuanya sengaja
dipertunjukkan secara ilmiah kepada
Nabi agar beliau dapat membuktikan
sendiri betapa ketatnya penjagaan
langit itu sebenarnya.
Muntaha itu terletak digalaksi
terjauh, dimana Adam dulunya
diciptakan dan ditempatkan pertama
kali bersama Hawa. Tetapi sejak
Adam bersama istrinya dan juga Jin
serta Iblis diusir oleh Allah dari sana,
maka penjagaan terhadap tempat
tersebut diperketat sedemikian
rupanya, sehingga tidak
memungkinkan siapapun juga
kecuali para malaikat untuk dapat
memasukinya, seperti yang termuat
dalam ayat ke-8,9 dan 10 dari surah
72:
“…Dan sesungguhnya kami dahulu
dapat menduduki beberapa tempat
di langit itu.” (QS. 72:9) ”…kami
mendapatinya penuh dengan
penjagaan yang kuat dan panah-
panah api.” (QS. 72:8) ”…Tetapi
sekarang barang siapa yang mencoba
mendengarkan tentu akan
menjumpai panah api yang
mengintai.” (QS. 72:9)
Dalam hal ini bisa diasumsikan
bahwa yang disebut dengan lapisan
langit pada Muntaha itu adalah
berupa planet-planet yang terdekat
dengan “bumi-muntaha” , hal ini saya
hubungkan dengan pernyataan
Qur’an pada surah 72:9 bahwa Jin
atau Iblis itu dapat menduduki
beberapa tempat.
Mampu menduduki tempat disana
artinya mampu berdiam ditempat
tersebut, dan karena tempat itu
ganda (beberapa tempat), maka jelas
tempat itu bukan Muntaha itu
sendiri, namun tempat yang terdekat
dari Muntaha.
Sesuai dengan kajian saya
sebelumnya, bahwa Muntaha itu
berupa bumi yang disekitarnya juga
terdapat planet-planet, maka planet-
planet itulah tempat atau posisi para
syaithan itu berdiam dahulunya
untuk mencuri dengar berita-berita
langit.
Muntaha sendiri berarti “Dihentikan”
atau bisa juga kita tafsirkan sebagai
tempat terakhir dari semua urusan
berlabuh. Tempat yang menjadi
perbatasan segala pencapaian
kepada Tuhan.
Sidrah berarti “Teratai” yaitu bunga
yang berdaun lebar, hidup
dipermukaan air kolam atau telaga.
Uratnya panjang mencapai tanah
dasar air tersebut. Bilamana pasang
naik, teratai akan ikut naik, dan bila
pasang surut diapun akan turun,
sementara uratnya tetap terhujam
pada tanah dasar tempatnya
bertumbuh.
Teratai yang berdaun lebar
menyerupai keadaan planet yang
memiliki permukaan luas, sungguh
harmonis untuk tempat kehidupan
makhluk hidup. Teratai berurat
panjang mencapai tanah dasar
dimana dia tumbuh tidak mungkin
bergerak jauh, menyerupai keadaan
planet yang selalu berhubungan
dengan matahari darimana dia tidak
mungkin bergerak jauh dalam orbit
zigzagnya dari garis ekliptik. Dan air
dimana teratai berada menyerupai
angkasa luas dimana semua planet
yang ada mengorbit mengelilingi
matahari.
Turun naik teratai dipermukaan air
berarti orbit planet mengelilingi
matahari berbentuk oval, bujur telur,
dimana ada titik Perihelion yaitu titik
terdekat pada matahari yang
dikitarinya, begitupula ada titik
Aphelion, titik terjauh dari matahari.
Sewaktu planet berada di
Aphelionnya dia bergerak lambat.
Keadaan gerak demikian membantu
kestabilan orbit setiap planet yang
mulanya hanya didasarkan atas
kegiatan magnet yang dimilikinya
saja.
Allah sendiri tidak berposisi di
Muntaha, meskipun Muntaha itu
merupakan planet terjauh dan
terpinggir dalam bentangan alam
semesta sekaligus sebagai dimensi
tertinggi, dimana mayoritas malaikat
berada disana sembari memuji dan
bertasbih kepada Allah, ia hanyalah
sebagai suatu tempat ciptaan Allah
yang pada hari kiamat kelak akan
dileburkan pula dan semua isinya,
termasuk para malaikat itu akan mati
kecuali siapa yang dikehendakiNya
saja (QS. 27:87), hanya Allah sajalah
satu-satunya dimensi Tertinggi yang
kekal dan abadi (QS. 2:255).
JAdi MAtematisnya begini :
Berdasarkan penyelidikan, kilat atau
sinar bergerak sejauh 186.000 mil
atau 300 km per detik. Bila diketahui
jarak matahari dari bumi sekitar
93.000.000 mil, maka diperlukan
waktu dilintasi oleh sinar dalam 8
menit.
Sedangkan untuk menerobos garis
tengah jagat raya memerlukan waktu
10 milyar tahun cahaya, dengan
melalui galaksi-galaksi, yang
selanjutnya menuju kulit bola alam
raya.
Bagaimana dengan kecepatan
malaikat?
Seperti kita pahami, satu hari
malaikat berbanding 50.000 tahun
waktu bumi. Ini ada di dalam QS. Al
Ma’arij ayat 4,
”Para malaikat dan Jibril naik
(menghadap) kepada Tuhan, dalam
sehari setara dengan lima puluh ribu
tahun.”
Sementara, untuk jarak radius alam
semesta hingga sampai ke Sidratul
Muntaha, dengan melewati angkasa
raya yang disebut sebagai ‘Arsy Ilahi,
setidaknya diperlukan waktu 10
milyar tahun cahaya (bahkan
mungkin lebih dari itu, wallahu
a’lam).
Artinya untuk perjalanan tersebut
diperlukan waktu seperti
perhitungan berikut ini:
1 hari malaikat = 50.000 tahun
200.000 hari malaikat = 10 milyar
tahun (cahaya)
200.000 hari = 547,9 tahun (dengan
perbandingan 365 hari = 1 tahun).
Berdasarkan data di atas, malaikat
memerlukan waktu 547,9 tahun,
untuk melintasi jagat raya. Namun
pada kenyataannya, malaikat Jibril
dalam peristiwa Mi’raj,
menghabiskan waktu 1/2 hari waktu
bumi (maksimum 12 jam).
Jadi kecepatan buraq, berkali-kali
lipat daripada kecepatan kilat,
bahkan melebihi kecepatan malaikat
sekalipun.
Dengan demikian, wajarlah bila
dikatakan, peristiwa Isra’ Mi’raj
diperjalankan oleh Allah
sebagaimana ditunjukkan dalam QS.
Al Isra’ ayat 1,
”Maha Suci (Allah) yang telah
memperjalankan hamba-Nya
(Muhammad) pada malam hari dari
Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang
telah Kami berkahi sekelilingnya agar
Kami perlihatkan kepadanya
sebagian tanda-tanda (kebesaran)
Kami. Sesungguhnya Dia Maha
Mendengar, Maha Melihat.”
Suatu perjalanan yang digunakan
untuk menunjukkan tanda-tanda
kekuasaan-Nya.

Penelitianmenunjukkankeajaiban Haditstentang lalat

- Pernahkah anda
mendengar tentang hadits lalat?
Dalam sebuah hadits, Rasulullah
menjelaskan bahwa jika ada lalat
jatuh ke dalam minuman kita,
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam
memberitahu kita untuk
mencelupkan lalat tersebut
sepenuhnya ke dalam minuman
kemudian membuangnya, karena
sayap yang satu mengandung racun
dan sayap yang satunya lagi
mengandung penawar racun atau
mengandung obat.
Fenomena pengingkaran terhadap
sunnah semakian menggeliat di masa
kini. Berbagai media telah berjasa
besar untuk propaganda tersebut.
Semakin banyak kader-kader yang
disiapkan untuk menyerang hadits
Nabi. Mereka menempuh beberapa
jalur untuk menuju ke terminalnya,
sekalipun berbeda jalannya namun
tujuan tetap sama.
Hadits lalat tersebut seringkali
dijadikan bantahan oleh orang-orang
kafir dan orang-orang JIL (Jaringan
Iblis Laknatullah) untuk menyerang
Islam dan menolak hadits Rasulullah
shalallahu ‘alaihi wa salam yang tidak
sesuai dengan hawa nafsu mereka.
Diantara hadits yang kena getahnya
adalah hadits lalat, dimana oleh
sebagian kalangan hadits ini diklaim
sebagai hadits yang palsu, tidak
sesuai dengan rasio, hanya
diriwayatkan oleh orang yang tidak
bisa dipertanggungjawabkan.
Dari Abu Hurairah radiallahu ‘anhu,
bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi
wa salam bersabda:
“Apabila lalat jatuh di bejana salah
satu diantara kalian maka
celupkanlah karena pada salah satu
sayapnya terdapat penyakit dan pada
sayap lainnya terdapat obat
penawarnya”.
Dari Anas bin Malik radiallahu ‘anhu,
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa
salam bersabda:
Dari Anas bahwasanya Nabi
bersabda: “Apabila lalat jatuh pada
bejana salah satu diantara kalian,
maka celupkanlah karena pada salah
satu sayapnya terdapat penyakit dan
sayap lainnya terdapat obat”.
(HR. Bukhari, Ibnu Majah, dan
Ahmad)
Banyak yang menolak dan
mengingkari hadits ini dengan alasan
menyalahi realitas dan bahkan ilmu
kedokteran. Benarkah demikian?
Kepada para penolak hadîts lalat ini,
berikut sebuah bukti bagaimana
benarnya Nabiullah Muhammad
Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dan
bagaimana mukjizat beliau akhirnya
terkuak oleh sains dan pengetahuan
modern. Apa yang Rasulullah ketahui
adalah wahyu dari Allah. Maka, Allah
pun kemudian membuktikannya di
zaman modern ini melalui penelitian
ilmuwan modern yang mengungkap
kebenaran Rasulullah shalallahu
‘alaihi wa salam.
Penelitian
Sebuah penelitian terbaru yang
dilakukan oleh Tim Departemen
Mikrobiologi Medis, Fakultas Sains,
Universitas Qâshim, Kerajaan Arab
Saudi, beberapa peneliti muda yang
terdiri dari, Sâmi Ibrâhîm at-Taili, ’ dil
‘Abdurrahman al-Misnid, dan Khalid
Dza’ar al-Utaibi.
Yang dibimbing oleh Dr. Jamal
Hamid, dan dikoordinasi oleh DR.
Shalih ash- Shalih (seorang da’i
terkenal di Eropa), melakukan
penelitian tentang analisa
mikrobiologi tentang sayap lalat.
Laporan ini mereka presentasikan ke
acara ”Student Research Seminar” di
Universitas Qâshim, KSA.
Lalat sangat banyak di bumi. Mereka
hampir 87.000 spesies. Secara ilmiah
telah membuktikan bahwa mereka
makan dari sampah dan limbah
bahan organik dari sejumlah besar
bakteri, virus dan berbagai mikroba
dan kuman lainnya.
Bakteri adalah organisme hidup yang
sangat kecil. Mereka hidup dalam
miliar dalam satu gram tanah
pertanian dan di jutaan dalam satu
tetes air liur. Pengaruh bakteri pada
kehidupan biologis di bumi tidak
terbatas, tanpa itu tidak ada tanaman
bisa tumbuh, dan tanpa tanaman
tidak akan ada kehidupan bagi
manusia dan hewan di bumi.
Sebagian besar bakteri tidak
berbahaya, tetapi beberapa
menyebabkan beberapa penyakit.
Allah Subhanahu Wa ta’ala
memberikan lalat kemampuan untuk
membawa kuman pada satu sayap
dan obat penawar pada yang lain.
Kalau tidak, spesies lalat akan binasa
sekarang, semua terkena kuman.
Namun, mereka masih ada di lebih
dari 87.000 spesies.
Metode yang para peneliti gunakan
cukup sederhana,
yaitu mengkultivasi (
menumbuhkan) air steril yang telah
dicelupkan lalat ke media Agar
[media yang berasal dari
musilaginosa kering yang diekstrak
dari ganggang merah, yang mencari
pada suhu 100°C dan memadat pada
suhu 40°C yang tidak dapat dicerna
oleh mikroba], kemudian
mengidentifikasi mikroba yang
tumbuh.
Lalat yang digunakan ada beberapa
spesies, dan sample yang digunakan
untuk tiap spesies terdiri dari dua
sample, yaitu
1. sample air steril dimana lalat
dimasukkan sedemikian rupa
sehingga hanya pada bagian
sayap lalat saja, dan
2. sample air steril yang
dimasukkan lalat yang dicelup
seluruh tubuhnya. Semua ini
dilakukan secara aseptis (bebas
mikroba) di ruangan khusus,
untuk menghindarkan terjadinya
kontaminasi luar yang akan
membuat hasil penelitian
menjadi bias.
Setelah itu, sampel air tadi dikultivasi
ke media Agar dan diinkubasi
selama beberapa harisehingga
kultur (biakan) mikroba tumbuh dan
tampak secara jelas. Hasil kultur
mikroba tersebut diidentifikasi untuk
mengetahui jenis mikroba tersebut.
Berikut ini adalah hasilnya :
Spesies Lalat A
Cawan Petri 1 :
sampel kultur air yang diambil dari
sebuah tabung yang berisi air steril
yang dicelupkan lalat secara
sempurna (seluruh tubuhnya
terbenam).
Cawan Petri 2 :
sampel kultur air yang diambil dari
sebuah tabung yang berisi air steril
yang dijatuhkan seekor lalat ke
dalamnya tanpa membenamkannya.
Hasil Penelitian :
Pada cawan petri 2, setelah
diidentifikasi ternyata media
ditumbuhi oleh koloni bakteri
patogen tipe E. Coli, yang merupakan
penyebab berbagai macam penyakit.
Adapun pada cawan 1, pada awal
mulanya tampak tumbuh koloni kecil
tipe E. Coli, namun pertumbuhannya
terhambat oleh mikororganisme
yang setelah diidentifikasi
merupakan bakteri Actinomyces
yang dapat memproduksi antibiotik.
Bakteri ini biasanya menghasilkan
antibiotik yang dapat diekstrak, yaitu
actinomycetin dan actinomycin yang
berfungsi melisiskan bakteri dan
bersifat antibakteri dan antifungi.
Spesies Lalat B
Cawan Petri 1 :
sampel kultur air yang diambil dari
sebuah tabung yang berisi air steril
yang dicelupkan lalat secara
sempurna (seluruh tubuhnya
terbenam).
Cawan Petri 2 :
sampel kultur air yang diambil dari
sebuah tabung yang berisi air steril
yang dijatuhkan seekor lalat ke
dalamnya tanpa membenamkannya.
Hasil Penelitian:
Pada cawan petri 2, setelah
diidentifikasi ternyata media
ditumbuhi oleh koloni bakteri
patogen tipe Coynobacterium
dephteroid, yang merupakan
penyebab berbagai macam penyakit.
Adapun pada cawan 1, tumbuh
mikororganisme yang setelah
diidentifikasi merupakan bakteri
Actinomyces yang memproduksi
antibiotik. Bakteri ini biasanya
menghasilkan antibiotic yang dapat
diekstrak, yaitu actinomycetin dan
actinomycin yang berfungsi
melisiskan bakteri dan ersifat
antibakteri dan antifungi.
Spesies Lalat C
Cawan Petri 1 :
sampel kultur air yang diambil dari
sebuah tabung yang berisi air steril
yang dicelupkan lalat secara
sempurna (seluruh tubuhnya
terbenam).
Cawan Petri 2 :
sampel kultur air yang diambil dari
sebuah tabung yang berisi air steril
yang dijatuhkan seekor lalat ke
dalamnya tanpa membenamkannya.
Hasil Penelitian:
Pada cawan petri 2, setelah
diidentifikasi ternyata media
ditumbuhi oleh koloni bakteri
patogen tipe Staphylococcus sp.,
yang merupakan penyebab berbagai
macam penyakit. Adapun pada
cawan 1, tumbuh mikroorganisme
yang setelah diidentifikasi
merupakan bakteri Actinomyces
yang memproduksi antibiotik.
Bakteri ini biasanya menghasilkan
antibiotik yang dapat diekstrak, yaitu
actinomycetin dan actinomycin yang
berfungsi melisiskan bakteri dan
bersifat antibakteri dan antifungi.
Hasil yang serupa diperoleh untuk
jenis lalat lain yang banyak
mengandung bakteri patogen
Salmonella sp. dan Proteus sp., yang
terhambat oleh pertumbuhan
Actinomyces.
Kesimpulan :
Masuknya lalat pada makanan
atau minuman, dengan dan
tanpa dicelup, ternyata
memberikan hasil berbeda yang
secara signifikan. Hal ini
membenarkan apa yang
disabdakan oleh Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,
bahwa pada sayap lalat itu
terdapat penyakit sekaligus
penawarnya.
Dr. Amin Ridha, Dosen Penyakit
Tulang di Jurusan Kedokteran
Universitas Iskandariyah, telah
melakukan penelitian tentang hadits
lalatdan menegaskan bahwa di dalam
rujukan-rujukan kedokteran masa
silam ada penjelasan tentang
berbagai penyakit yang disebabkan
oleh lalat. Baru di zaman sekarang,
para pakar penyakit bisa
mengungkap rahasia ini, padahal
sudah dibongkar informasinya sejak
dahulu. Yaitu kurang lebih 30-an
tahun yang lalu mereka menyaksikan
dengan mata kepalanya bahwa obat
berbagai penyakit yang sudah kronis
dan pembusukan yang sudah
menahun adalah dengan lalat.
Subhanallah, 14 abad yang lalu,
seseorang bisa memberikan
informasi seperti ini tanpa ada riset.
Masihkah ada yang mencoba
menyangkal kerasulan Beliau ??
Maha benar Allah dan nyatalah
kebenaran Rasulullah Shallallahu
alaihi wa Sallam yang menjadi
penyampai wahyu-Nya .

Jawaban jika ditanya,kalau Syi’ah sesatmengapa bolehmasuk tanah suci?

Salah
satu yang mengemuka di saat
mendiskusikan kesesatan Syi’ah
adalah adanya lontaran pertanyaan,
kalau Syiah sesat, mengapa boleh
masuk tanah suci? Kabarnya, yang
melontarkan pertanyaan itu kali
pertama adalah dedengkot Syi’ah,
Jalaludin Rahmat, juga ulama Syi’ah
yang menyusup ke tubuh MUI, Umar
Shihab, dan kini dilontarkan kembali
oleh para pengikut dan penganut
aliran sesat Syi’ah. Berikut jawaban
yang “pantas” diberikan, yang dikutip
dari blog abisyakir.wordpress.com.
Semoga bermanfaat!
Mengapa kaum Syiah masih
boleh masuk ke Tanah Suci, baik
Makkah Al Mukarramah maupun
Madinah Al Munawwarah?
Mari kita jawab pertanyaan ini:
PERTAMA, sebaik-baik jawaban ialah
Wallahu a’lam. Hanya Allah yang
Tahu sebenar-benar alasan di balik
kebijakan Pemerintah Saudi
memberikan tempat bagi kaum Syiah
untuk ziarah ke Makkah dan
Madinah.
KEDUA, dalam sekte Syiah terdapat
banyak golongan-golongan. Di antara
mereka ada yang lebih dekat ke
golongan Ahlus Sunnah (yaitu Syiah
Zaidiyyah), ada yang moderat
kesesatannya, dan ada yang ekstrim
(seperti Imamiyyah dan Ismailiyyah).
Terhadap kaum Syiah ekstrim ini,
rata-rata para ulama tidak mengakui
keislaman mereka. Nah, dalam
praktiknya, tidak mudah
membedakan kelompok-kelompok
tadi.
KETIGA, usia sekte Syiah sudah
sangat tua. Hampir setua usia sejarah
Islam itu sendiri. Tentu cara
menghadapi sekte seperti ini berbeda
dengan cara menghadapi
Ahmadiyyah, aliran Lia Eden, dll.
yang termasuk sekte-sekte baru.
Bahkan Syiah sudah mempunyai
sejarah sendiri, sebelum kekuasaan
negeri Saudi dikuasai Dinasti Saud
yang berpaham Salafiyyah. Jauh-jauh
hari sebelum Dinasti Ibnu Saud
berdiri, kaum Syiah sudah masuk
Makkah-Madinah. Ibnu Hajar Al
Haitsami penyusun kitab As Shawaiq
Al Muhriqah, beliau menulis kitab itu
dalam rangka memperingatkan
bahaya sekte Syiah yang di masanya
banyak muncul di Kota Makkah.
Padahal kitab ini termasuk kitab
turats klasik, sudah ada jauh sebelum
era Dinasti Saud.
KEEMPAT, kalau melihat identitas
kaum Syiah yang datang ke Makkah
atau Madinah, ya rata-rata tertulis
“agama Islam”. Negara Iran saja
mengklaim sebagai Jumhuriyyah Al
Islamiyyah (Republik Islam). Revolusi
mereka disebut Revolusi Islam (Al
Tsaurah Al Islamiyyah). Data seperti
ini tentu sangat menyulitkan untuk
memastikan jenis sekte mereka. Lha
wong, semuanya disebut “Islam” atau
“Muslim”.
KELIMA, kebanyakan kaum Syiah
yang datang ke Makkah atau
Madinah, mereka orang awam.
Artinya, kesyiahan mereka umumnya
hanya ikut-ikutan, karena tradisi,
atau karena desakan lingkungan.
Orang seperti ini berbeda dengan
tokoh-tokoh Syiah ekstrem yang
memang sudah dianggap murtad
dari jalan Islam. Tanda kalau mereka
orang awam yaitu kemauan mereka
untuk datang ke Tanah Suci Makkah-
Madinah itu sendiri. Kalau mereka
Syiah ekstrim, tak akan mau datang
ke Tanah Suci Ahlus Sunnah. Mereka
sudah punya “tanah suci” sendiri
yaitu: Karbala’, Najaf, dan Qum.
Perlakuan terhadap kaum Syiah
awam tentu harus berbeda dengan
perlakuan kepada kalangan ekstrim
mereka.
KEENAM, orang-orang Syiah yang
datang ke Tanah Suci Makkah-
Madinah sangat diharapkan akan
mengambil banyak-banyak pelajaran
dari kehidupan kaum Muslimin di
Makkah-Madinah. Bila mereka
tertarik, terkesan, atau bahkan
terpikat; mudah-mudahan mau
bertaubat dari agamanya, dan
kembali ke jalan lurus, agama Islam
Ahlus Sunnah.
KETUJUH, hadirnya ribuan kaum
Syiah di Tanah Suci Makkah-Madinah,
hal tersebut adalah BUKTI BESAR
betapa ajaran Islam (Ahlus Sunnah)
sesuai dengan fitrah manusia.
Meskipun para ulama dan kaum
penyesat Syiah sudah bekerja keras
sejak ribuan tahun lalu, untuk
membuat-buat agama baru yang
berbeda dengan ajaran Islam Ahlus
Sunnah; tetap saja fitrah mereka
tidak bisa dipungkiri, bahwa hati-hati
mereka terikat dengan Tanah Suci
kaum Muslimin (Makkah-Madinah),
bukan Karbala, Najaf, dan Qum.
KEDELAPAN, kaum Syiah di
negerinya sangat biasa memuja
kubur, menyembah kubur, tawaf
mengelilingi kuburan, meminta
tolong kepada ahli kubur, berkorban
untuk penghuni kubur, dll. Kalau
mereka datang ke Makkah-Madinah,
maka praktik “ibadah kubur” itu tidak
ada disana. Harapannya, mereka bisa
belajar untuk meninggalkan ibadah
kubur, kalau nanti mereka sudah
kembali ke negerinya. Insya Allah.
KESEMBILAN, pertanyaan di atas
sebenarnya lebih layak diajukan ke
kaum Syiah sendiri, bukan ke Ahlus
Sunnah. Mestinya kaum Syiah jangan
bertanya, “Mengapa orang Syiah
masih boleh ke Makkah-Madinah?”
Mestinya pertanyaan ini diubah dan
diajukan ke diri mereka sendiri,
“Kalau Anda benar-benar Syiah,
mengapa masih datang ke Makkah
dan Madinah? Bukankah Anda sudah
mempunyai ‘kota suci’ sendiri?”
Demikian sebagian jawaban yang bisa
diberikan. Semoga bermanfaat.
Pesan spesial dari saya, kalau nanti
Prof. Dr. Umar Shihab, atau Prof. Dr.
Quraish Shihab (dua tokoh ini
saudara kandung, kakak-beradik;
bersaudara juga dengan Alwi Shihab,
Mantan Menlu di era Abdurrahman
Wahid), beralasan dengan alasan
tersebut di atas; mohon ada yang
meluruskannya. Supaya beliau tidak
banyak membuang-buang kalam,
tanpa guna.
Walhamdulillahi Rabbil ‘alamiin.

Rabu, 21 Maret 2012

iblis iblis yangmembantu nabisulaiman

Daftar nama iblis iblis yang
membantu nabi sulaiman membuat
istananya. yang diterangkan dalam
buku Ars Goetia, berikut ada nama²
berikut daftar nya :
Bila ingin lebih mengetahi
tentang Iblis² ini, anda bisa
mencari artikel seputar
demonologi
1. King
Bael
2. Duke
Agares
3. Prince
Vassago
4.
Marquis
Samigina
5.
President
Marbas
6. Duke
Valefor
7.
Marquis
Amon
8. Duke
Barbatos
9. King
Paimon
10.
President
Buer
11. Duke
Gusion
12. Prince
Sitri
13. King
Beleth
14.
Marquis
Leraje
15. Duke
Eligos
16. Duke
Zepar
17.
Count/
President
Botis
18. Duke
Bathin
19. Duke
Sallos
20. King
Purson
21.
Count/
President
Marax
22.
Count/
Prince
Ipos
23. Duke
Aim
24.
Marquis
Naberius
25. Count/
President
Glasya-
Labolas
26. Duke
Buné
27. Marquis/
Count
Ronové
28. Duke
Berith
29. Duke
Astaroth
30. Marquis
Forneus
31. President
Foras
32. King
Asmoday
33. Prince/
President
Gäap
34. Count
Furfur
35. Marquis
Marchosias
36. Prince
Stolas
37. Marquis
Phenex
38. Count
Halphas
39. President
Malphas
40. Count
Räum
41. Duke
Focalor
42. Duke
Vepar
43. Marquis
Sabnock
44. Marquis
Shax
45. King/
Count Viné
46. Count
Bifrons
47. Duke
Vual
48. President
Häagenti
49. Duke
Crocell
50. Knight
Furcas
51. King
Balam
52. Duke
Alloces
53.
President
Caim
54. Duke/
Count
Murmur
55. Prince
Orobas
56. Duke
Gremory
57.
President
Ose
58.
President
Amy
59.
Marquis
Orias
60. Duke
Vapula
61. King/
President
Zagan
62.
President
Valac
63.
Marquis
Andras
64. Duke
Haures
65.
Marquis
Andrealph
us
66.
Marquis
Cimeies
67. Duke
Amdusias
68. King
Belial
69.
Marquis
Decarabia
70. Prince
Seere
71. Duke
Dantalion
72. Count
Andromal
ius

Misteri di Balik Senyum Manis

Apa arti di balik senyum manis?
You Are Here: Home » Gaya Hidup » Misteri di
Balik Senyum Manis
Sebuah senyuman memiliki arti lebih dalam
daripada sekedar sebuah ekspresi ceria.
Lengkungan di bibir menyiratkan sebuah
komunikasi sosial.
Penulis Marianne LaFrance dalam buku barunya
‘Lip Service’ menulis bahwa setiap senyuman
merupakan sebuah magnet sosial, parameter
kepercayaan, sebuah perangkat penebar
kemarahan, alat tawar menawar, hingga alat
menjaga ikatan sosial.
Itulah sebabnya, sunggingan di wajah merupakan
ekspresi yang paling cepat dikenali. “Tak peduli
apakah itu senyum nyengir, menyeringai
menakutkan, atau berseri-seri, semuanya
memiliki arti,” ujar LaFrance, Profesor Psikologi
Universitas Yale. Dia menambahkan, sebuah
senyuman bahkan berpengaruh pada politik,
pekerjaan, hubungan, dan budaya.
Meskipun tersenyum sering menandakan
kebahagiaan, ekspresi ini juga menyampaikan
berbagai emosi mulai dari menghibur, rasa malu,
penipuan hingga menghina.
Studinya menyebut, ada perbedaan cara
tersenyum pria dan wanita. Wanita rata-rata lebih
banyak tersenyum ketimbang pria. Salah satu
alasannya, kata LaFrance, adalah alasan biologis.
Para peneliti menemukan otot senyum utama,
yang dikenal sebagai zygomaticus lebih besar dan
tebal pada wanita daripada pria. Kedua, area
kerja wanita kebanyakan membutuhkan
sosialisasi yang lebih banyak dibanding pria.
Dan, umumnya wanita lebih cenderung memiliki
keinginan bersosialisasi.
“Wanita sering berperan mengatur kegiatan
sosial, mengurangi konflik, dan peduli kehidupan
emosional orang lain,” tambah LaFrance.
Meskipun senyum biasanya memperlihatkan
ekspresi positif ada sisi gelap dalamnya. Seperti
tersenyum saat menyembunyikan perasaan atau
bersikap sinis. “Senyum merupakan sebuah
topeng yang besar,” kata LaFrance.
“Senyum adalah sebuah pendekatan paling
mudah saat pendekatan lain tidak bekerja,”
ungkapnya kepada laman MSNBC.
Sarapan pagi gwe adalah senyum. Klo gk percaya liat aja pp (poto profil )

Tips Melanjutkan MimpiIndah yang Terputus

Mimpi indah memang enak,,, tapi
bagaimana kalau mimpi indah anda
terputus belum pada akhirnya???
pastinya anda akan merasa kesal. Nah,,,
berikut adalah tips bagaimana cara
melanjutkan mimpi anda yang terputus :
1. Mimpi membantu memecahkan
masalah.
Penelitian terbaru Harvard Medical
School, para peneliti melaporkan bahwa
mimpi adalah cara otak mengolah,
mengintegrasikan dan memahami
informasi baru.
Jika kamu belajar menghadapi tes atau
sedang mempelajari tugas baru, kamu
mungkin mempertimbangkan untuk
mengambil tidur siang atau tidur lebih
awal. Berikut ini alasannya: Ketika
bermimpi otak akan membantu belajar
dan memecahkan masalah. Disarankan
untuk meningkatkan kualitas tidur dan
menghindari kebisingan di kamar tidur,
seperti TV, yang dapat memberikan
dampak negatif panjang pada kualitas
mimpi.
2. Mimpi perselingkuhan adalah mimpi
buruk yang menghantui kebanyakan
wanita.
Wanita sering bermimpi tentang
petualangan cinta dengan bukan
pasangannya. Jika kamu pernah
terbangun dengan keringat dingin setelah
bermimpi tentang petualangan di luar
nikah bersama pasangan bukan suami
kamu, atau teman, atau mantan pacar,
hal ini sering membuat wanita ketakutan.
Mimpi perselingkuhan adalah mimpi
buruk yang menghantui kebanyakan
wanita, kadang-kadang terjadi secara
berulang.
3. Seseorang dapat memiliki beberapa
bahkan puluhan mimpi dalam satu
malam.
dalam satu malam tiap orang bermimpi
lebih dari sekali. kita tak mungkin ingat
semua mimpi yang terjadi. Siklus impian
biasanya yang terakhir lebih lama dari
mimpi pada saat pertama memejamkan
mata. Impian pertama sekitar 5 menit
durasinya dan mimpi terakhir memiliki
durasi 45 menit sampai satu jam
sebelum terjaga. Diperkirakan bahwa
kebanyakan orang memiliki lebih dari
100.000 mimpidalam seumur hidup.
4. Mimpi bisa berlanjut setelah terjaga.
Pernahkah kamu terbangun dari mimpi
indah kemudian kembali tidur lagi?
Ajaibnya mimpi indah yang terjadi pada
tidur pertama berlanjut lagi.
Tips ringkas agar tidak kehilangan mimpi
indah ketika terjaga :
- Kembali berbaring rileks
- Diam jangan banyak melakukan
pergerakan dan memindahkan otot
- Tetap dalam keadaan semi-mimpi
selama beberapa menit.
- Mengingat mimpi indah yang barusan
terjadi.
5. Seringkali mimpi aneh ada tafsirnya.
Meskipun sulit untuk percaya bahwa
mimpi yang aneh ada hubungannya
dengan kehidupan nyata. Ada makna
simbolisme dan potensi dari setiap
mimpi. Kita dapat mencari hubungan itu.
Seringkali mimpi berhubungan dengan
pemahaman tentang diri kita dan dunia
di sekitar kita. Kadang-kadang mimpi
adalah spektrum emosi dari yang kita
rasakan di dunia nyata.
6. Mimpi Berulang adalah cara pikiran
memberitahu sesuatu.
Apakah pernah memiliki mimpi buruk
yang sama lagi dan lagi? Disarankan
untuk mencari pesan mendasar dalam
mimpi berulang sehingga dapat mawas
diri. Misalnya, orang mimpi berulang
tentang giginya, maka dianjurkan agar
orang berpikir tentang apa yang mewakili
tentang gigi. dalam hal ini gigi serta
bagian manapun dari mulut adalah
simbol kata-kata. Kamu harus
memonitor cara bicara dan cara
berkomunikasi.
7. Seringkali mimpi dapat dikontrol.
Seseorang pernah mengalami bermimpi
dalam mimpi. Kadangkala secara sadar
dapat mengontrol apa yang terjadi dalam
mimpi. Seorang yang mimpi buruk dapat
merasakan dan menyadari bahwa yang
terjadi adalah hanya dalam mimpi.
Kemudian memiliki kekuatan untuk
mengarahkan mimpi itu.
8. Bermimpi tidak harus dengan tidur.
Ternyata, mimpi bisa terjadi ketika kita
sedang terjaga, saat duduk, menonton
tivi, atau bahkan dalam kegaduhan. Ada
perbedaan antara mimpi saat terjaga
dengan melamun. Sering terjadi pada
orang yang tidurnya sulit bermimpi.
Mimpi saat terjaga sering mengarah pada
relaksasi pikiran.
Klo agan agan minat gk mimpiin eric septian??
:-P